Siang planners..
Beberapa hari ke belakang kami telah membahas mengenai target finansial di usia 20-an. Siang ini kami akan beralih ke bahasan target finansial di usia 30-an. Selamat mengikuti.
Setelah sekian lama bekerja, Anda yang akan/telah memasuki usia 30 mungkin bertanya-tanya, apa yang telah Anda capai? Apa yang telah Anda miliki, tabung, investasikan selama sekian tahun bekerja? Bagi Anda yang menjawab, “Saya telah memiliki investasi di ……, tabungan sebesar ……, sedang mencicil rumah, sedang mencicil mobil…..,dsb”, mungkin akan ada kepuasan tersendiri dalam diri Anda, bahwa hasil kerja Anda selama ini ada “bekas”-nya, bahwa Anda berhasil mengelola keuangan Anda, terutama bagi Anda yang memiliki gaji pas-pasan namun masih dapat menyisihkan sebagian dari pendapatan Anda untuk ditabung/diinvestasikan.
Bagi Anda yang belum dapat mengelola keuangan dengan baik, tidak ada kata terlambat, jadikan momen akhir 20-an atau awal 30-an ini untuk mulai menata keuangan Anda.
Berikut adalah target financial di usia 30-an :
1. Lunasi hutang-hutang Anda
Lunasi hutang-hutang Anda seperti hutang kartu kredit, dsb, kecuali hutang cicilan rumah karena biasanya membutuhkan waktu >10 tahun untuk melunasinya.
2. Cek asuransi yang Anda miliki
Sekarang mungkin Anda telah berkeluarga. Pastikan bahwa keluarga Anda terproteksi secara financial jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anda.
3. Tambah investasi dan asset Anda
Jika Anda telah memulai investasi/bisnis di usia 20-an, mungkin saat ini Anda mulai melihat hasilnya, gunakan keuntungannya untuk menambah investasi atau membeli asset atau sebagai modal untuk membuka bisnis lainnya.
Jika Anda memiliki rizki lebih, masukkan sebagai tambahan investasi Anda.
4. Terapkan pola hidup sederhana
5. Siapkan dana pensiun
Jika Anda ingin pensiun di usia 55 tahun, berarti usia produktif Anda tersisa sekitar 25-15 tahun. Persiapan dana pensiun sebaiknya dilakukan pada masa produktif bekerja ini. Memang terkesan masih lama, namun sebenarnya dana yang harus disiapkan pun relative besar, tergantung dari gaya hidup yang Anda inginkan setelah pensiun. Semakin dini Anda mempersiapkan, maka semakin ringan cicilan bulanan yang harus Anda persiapkan.
6. Siapkan dana pendidikan anak
Saat ini mungkin Anda telah memiliki anak. Merupakan kewajiban Anda dan pasangan sebagai orang tua untuk menjamin kelangsungan pendidikan anak. Tentu Anda ingin memberikan yang terbaik dalam hal pendidikan anak. Sangat bijak jika mulai saat ini Anda mulai memikirkan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak nantinya.
Selamat merencanakan.
Salam perencanaan..
