7 Penghambat Utama dalam Manajemen Keuangan Keluarga

Dear Dream-catchers, Seperti yang telah kita bahas, agar kita bisa mewujudkan mimpi, diperlukan manajemen keuangan yang baik, sehingga tidak terjadi kebocoran dan kesalahan finansial yang akan menghambat terwujudnya mimpi kita. Hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan kesalahan finanasial tersebut? 1. Kurangnya Komunikasi dengan Pasangan Komunikasi yang baik dengan pasangan sangat dibutuhkan dalam mengelola keuangan, agarLanjutkan membaca “7 Penghambat Utama dalam Manajemen Keuangan Keluarga”

Believe that We Can Make Our Dreams Come True

Dear Dream-catchers, Dalam menggapai mimpi, hendaknya kita percaya bahwa kita dapat meraihnya. Kepercayaan kita pada diri sendiri menentukan sukses/tidaknya kita nanti. “To accomplish great things, we must not only act, but also dream; not only plan, but also believe.” – Anatole France Salam Planners

Live Up Your Dreams

Dear Planners, Di dalam perjalanan kita meraih mimpi, selalu ada orang yang akan menertawakan atau meragukan kemampuan kita untuk membuatnya menjadi kenyataan. Namun, apabila kita suatu saat mampu merealisasikan mimpi tersebut, orang lain akan berhenti menertawakan, dan bahkan mengikuti kita.  “Go confidently in the direction of your dreams. Live the life you’ve imagined.” –Henry DavidLanjutkan membaca “Live Up Your Dreams”

2. Check Up Kesehatan Keuangan Anda

Dear Dream-catchers, Langkah kedua dalam perencanaan untuk meraih mimpi adalah check up kesehatan keuangan Anda. Kenapa? Karena sekarang ini kita hidup di jaman modern, di mana segala sesuatunya diukur dengan uang. Agar bisa sukses menggapai mimpi kita, maka otomatis kita harus memiliki keuangan yang kuat. Kenapa keadaan kesehatan keuangan kita harus dicek terlebih dahulu? Perjuangan meraih mimpi itu sepertiLanjutkan membaca “2. Check Up Kesehatan Keuangan Anda”

1. Menetapkan Impian dengan SMART

Dear Dream-catchers, Hal utama yang harus kita lakukan dalam merencanakan impian kita adalah dengan menetapkannya secara SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic, and Time-bounded). Maksudnya, mimpi kita harus ditetapkan secara spesifik, dapat diukur, dapat diperoleh, realistis, dan harus ada deadline waktunya, kapan mimpi tersebut harus kita capai. Contohnya, tiga tahun lagi saya ingin memiliki rumah bertingkat lengkap denganLanjutkan membaca “1. Menetapkan Impian dengan SMART”