Kisah Ember dan Pipa

Malam planners..

Ada sebuah desa yang tidak mempunyai sumber air sendiri sehingga setiap harinya para penduduk desa harus pergi ke sungai yang jauh untuk mengambil air yang mereka perlukan untuk kehidupan sehari-hari : minum, masak, mandi, dan sebagainya. Masalahnya, pekerjaan pergi ke sungai setiap hari untuk mengambil air itu cukup merepotkan dan menghabiskan banyak waktu.

Jadi suatu hari, kepala desa menunjuk dua orang, John dan Jack, untuk menyediakan kebutuhan air bagi desa itu. Mereka akan dibayar sesuai dengan banyaknya air yang dapat mereka sediakan setiap harinya. Kedua orang tersebut setuju dan siap untuk bekerja.

John merasa sangat termotivasi, langsung mengambil ember kosong dan berlari menuju sungai. Dia mengisi ember tersebut denga  air dan kembali ke desa. Di sana dia mengosongkan embernya ke sumur yang sudah dia gali sebelumnya. Dan, demikian dia mengulangi pekerjaan ini setiap hari. Sejak pagi ia bangun, bekerha sangat keras membawa air pulang pergi dari sungai ke desa.

Penduduk desa sangat menyukai pekerjaan John karena mereka tidak perlu lagi pergi ke sungai setiap hari. Mereka bahkan meminta John untuk membawa persediaan air lebih banyak setiap harinya. Jadi sekarang John menggunakan dua ember untuk mengambil air dari sungai ke desa. Dia bekerja lebih keras setiap harinya, tapi dia pikir itu wajar saja karena dia dibayar lebih.

Kadang-kadang ketika membawa air dari sungai ke desa, John memikirkan apa yang dilakukan Jack selama ini. Terakhir kali John melihat Jack, Jack hanya sibuk berbicara di telepon. “Ah, saya tidak perlu peduli,” kata John kepada dirinya sendiri. “Saya melakukan hal yang benar dan saya mendapat bayaran setiap harinya. Saya tidak peduli apa yang Jack lakukan.”

Suatu hari, tiba-tiba ada banyak truk yang datang ke desa. Ternyata truk-truk tersebut membawa banyak pipa, sesuai instruksi Jack. Dengan pipa-pipa tersebut, Jack membuat saluran air dari sungai ke desa. Ketika konstruksi telah selesai, Jack memanggil seluruh penduduk desa untuk menyaksikan peluncuran resmi sistem pengadaan airnya. Ketika semua orang sudah berkumpul di sekitar sumur, Jack berkata, “Terima kasih atas kedatangan semuanya. Dan terima kasih untuk kesabaran Anda menunggu datangnya hari ini. Saya sudah merencanakan dan membangun sebuah sistem pengadaan air untuk kita semua. Persediaan air ini dua kali lebih bersih daripada yang dijual oleh John dan harganya setengah dari harga air yang dijual John. Dan yang lebih hebat lagi, persediaan air ini tidak terbatas, Anda dapat membeli sebanyak yang Anda mau!”

Mengetahui betapa murah dan bersihnya air dari Jack, seluruh penduduk desa mulai membeli air dari Jack daripada membeli dari John.

John sangat terkejut dan terpukul ketika menyadari bahwa pekerjaannya yang aman dan stabil sekarang sedang terancam. Dia tahu bahwa dia harus meningkatkan kualitas airnya dan juga mengurangi harganya. Jadi dia menggunakan tutup pada mebernya untuk menjamin tidak ada daun atau kotoran yang masuk selama proses pengiriman. Tapi, tutup ember ini menambah beban dari ember air yang sudah berat itu.

John juga mengurangi harga jual airnya supaya dapat bersaing dengan Jack. Hal itu berarti untuk mendapatkan penghasilan yang sama seperti sebelumnyya, John harus menjual lebih banyak air lagi. Jadi ia menyuruh anak-anaknya untuk membantunya. Sekarang, satiap harinya John dan tiga anaknya harus bangun pagi-pagi dan bekerja keras sepanjang hari untuk menyediakan air bagi penduduk desa. Sayangnya, setelah beberapa bulan, anak-anak John merasa lelah akan pekerjaan ini dan meninggalkan John seorang diri.

Berbeda dengan John, kini Jack adalah seseorang yang berbahagia karena penduduk desa tidak pernah berhenti memujinya lantaran airnya yang bersih dan murah. Dia memberikan nilai tambah kepada desanya. Dia juga sukses secara finansial karena menerima pendapatan setiap harinya dari air yang mengalir melalui pipanya. Dia bahkan memiliki rencana untuk memperluas jaringan persediaan airnya ke desa-desa lain. Ketika semua itu terlaksana, dia tahu bahwa penghasilannya akan meningkat dua atau tiga kali lipat seketika. Dan hal yang paling menyenangkan baginya adalah dia dapat memiliki banyak waktu untuk menikmati hidup bersama keluarga yang dicintainya.

Mana yang Anda pilih? Hidup seperti John atau Jack? Apakah Anda ingin membawa ember sepanjang hidup Anda, bekerja keras dan lebih keras setiap harinya? Atau Anda ingin berfokus membangun pipa-pipa penghasilan Anda, dan ketika itu selesai, duduk santai dan menikmati hidup dengan orang yang Anda cintai?

 

Diterbitkan oleh championewealthplanner

Kami adalah tim perencanaan keuangan yang handal dan terpercaya. Kami memiliki etos kerja yang tercermin dalam nama dan motto usaha Kami. Nama "CHAMPIOne" Kami ambil dari singkatan Comprehensive and Honest Advice for Maximum Planning is Our number One. Sedangkan motto Kami adalah "WEALTH", yaitu Warmth, Empathy, Assurance, Love, Trust, and Honesty. Kami berusaha memberikan perencanaan keuangan yang menyeluruh dan terbuka bagi Anda dan keluarga agar tujuan finansial yang Anda impikan dapat tercapai. Karena perencanaan keuangan bersifat sangat pribadi, informasi yang menyeluruh dan terbuka dari Anda sangat dibutuhkan agar perencanaan tersebut dapat tercapai sesuai harapan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: