Perencana Keuangan Anda, Partner Anda Mencapai Keinginan Hidup Anda

Dear Planners,

Dalam dekade terakhir ini, profesi financial planner mulai diakui oleh masyarakat kita. Hal ini disebabkan oleh munculnya kesadaran masyarakat untuk mengatur dan merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik, agar bisa hidup dengan lebih sejahtera dan mencapai keinginan-keinginan mereka, sampai akhir hayat nanti.

Adalah impian setiap orang untuk bisa hidup lebih sejhtera baik lahir mau pun bathin. Namun untuk mencapainya, dibutuhkan perencanaan yang matang, yang mencakup percepatan pertumbuhan aset, proteksi aset, dan distribusi aset kepada ahli waris kita nantinya. Hal-hal tersebutlah yang ditangani oleh seorang financial planner.

Bagaimana dengan Anda, sudahkah Anda konsultasikan keuangan Anda dengan financial planner Anda?

Salam Planners

Achieve Your Destiny

Dear Planners,

“Destiny is not a matter of chance; it is a matter of choice. It is not a thing to be waited for, it is a thing to be achieved.”
William Jennings Bryan

“Nasib baik bukanlah masalah ada/tidaknya kesempatan, tetapi masalah pilihan. Nasib baik bukanlah sesuatu yang ditunggu-tunggu, melainkan sesuatu yang harus dicapai,”

Mari capai nasib baik kita hari ini!

Salam Planners

Give Your Best, Let God Do The Rest

Selamat Malam Planners,

Terkadang Kita mengalami kekecewaan ketika apa yang Kita inginkan tidak dapat tercapai. Bagaimana cara Kita menyikapinya? Sebenarnya tugas Kita hanya melakukan semaksimal mungkin yang harusnya Kita lakukan. Apapun hasilnya, serahkan kepada Tuhan yang mewujudkannya. Jadi porsi Kita adalah memastikan apa yang Kita lakukan sudah sesuai dengan yang harusnya Kita lakukan. Jangan terlalu memikirkan bagaimana hasil akhirnya. Terus semangat dan berjuang.

Salam Sukses

Tahapan Melakukan Perencanaan Keuangan (10/ Akhir)

Selamat Siang Planners,

Siang ini Kita akan bahas tentang kelanjutan komponen Rumah Finansial bagian akhir. Pada pembahasan sebelumnya, Kami sedikit membahas tentang Investasi sebagai atap rumah finansial.

Jenis-jenis investasi apa sajakah dan bagaimana pertimbangannya?

Pemilihan jenis atau instrumen investasi tidak dapat sembarangan. Ada beberapa pertimbangannya. Pertimbangan tersebut telah dibahas kemarin.

Secara umum, investasi dapat dibagi menjadi 2 jenis :

  1. Investasi Riil, merupakan investasi dalam bentuk barang atau benda seperti properti, logam mulia, barang antik atau koleksi yang memiliki nilai jual tinggi, dan lain-lain
  2. Investasi Financial, merupakan investasi dalam bentuk instrumen keuangan. Instrumen ini bisa dibagi menjadi 2 bagian utama, yaitu Pasar Uang dan Pasar Modal (terdiri dari Obligasi dan Saham ataupun Reksa dana).

Perbedaan nyata antara kedua bentuk investasi ini adalah masalah likuiditas, yaitu kemudahan investasi tersebut diuangkan. Investasi riil likuiditasnya relatif rendah. Jadi instrumen tidak dapat dijual langsung sekaligus secara mendadak. Harus ada rencana penjualan sebelumnya, bisa 6 bulan atau bahkan sampai 2 tahun sebelum imvestasi riil ini dicairkan. Misal investasi properti rencana untuk uang kuliah anak. Sekitar 2 tahun sebelum anak masuk kuliah, properti ini sudah mulai dijual. Sebaliknya, investasi financial relatif lebih likuid atau mudah dicairkan sewaktu-waktu.

Bila Kita bicara potensi keuntungan, semuanya sama-sama punya potensi untung besar. Namun Kami menyarankan bila Anda ada kebutuhan tertentu, dan ingin investasi maka pilih lah jenis investasi yang tepat. Investasi riil bagus untuk jangka panjang dan tidak urgen, misal untuk warisan, dan sebagainya. Investasi financial bisa dipakai untuk jangka waktu lebih pendek maupun panjang. Cerita lebih lengkap tentang investasi, dapat Anda temukan dalam pembahasan di halaman khusus investasi.

Salam Perencanaan

Apa Tugas Financial Consultant atau Planner ?

Selamat Pagi Planners,

Mungkin banyak dari Anda belum tau lebih jelas apa itu tugas seorang Financial Consultant atau Planner? Siapakah mereka? Apakah seorang broker, bankir, agen asuransi, agen properti, konsultan pajak, dokter, sekretaris, dan lain-lain.

Sebenarnya profesi mereka adalah gabungan itu semua diatas. Tugas mereka adalah memberikan edukasi kepada orang-orang tentang bagaimana mengelola keuangannya dengan memberikan penjabaran tentang kebutuhan-kebutuhan hidup. Mereka akan memberikan edukasi dari semua aspek yang saling terkait dan berperan terhadap pengelolaan keuangan tersebut. Jadi profesi mereka mirip seperti dokter dalam bidang finansial, dimana mereka akan mengumpulkan data-data, menganalisa dan memberikan saran perencanaannya.

Apakah semua orang memerlukan edukasi tersebut? Jawabannya adalah IYA.

Kami siap menjadi partner financial Anda.

Salam Perencanaan

Berlarilah Lebih Kencang

Dear Planners,

Banyak orang ingin mewujudkan impiannya, dan kalau bisa lebih cepat terwujud. Tapi apa yang mereka lakukan? Kebanyakan hanya melakukan apa yang biasa mereka lakukan. Perlu Anda ketahui bahwa untuk mencapai apa yang belum pernah Anda capai selama ini (impian), maka Anda juga harus melakukan apa yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Bila Anda ingin impian cepat tercapai, maka berlarilah lebih kencang. Sesederhana itu, tidak perlu ilmu khusus. Siapkah Anda mewujudkan impian Anda? Cepat mencapai impian Anda?

Lakukan yang belum pernah Anda lakukan, dan berlarilah lebih kencang.

Salam Sukses

Tahapan Melakukan Perencanaan Keuangan (9)

Siang Planners,

Atap rumah finansial adalah investasi. Tujuan orang berinvestasi pada umumnya adalah penambahan atau percepatan jumlah asset yang dimiliki. Bila memang tujuannya seperti ini, maka artinya uang yang diinvestasikan memang tidak digunakan untuk kebutuhan lain (pendidikan anak, pensiun, kesehatan dan lain-lain). Atau lebih umum dibilang uang yang tidak dipakai, alias uang nganggur.

Namun realitanya banyak orang melakukan investasi ini dari uang untuk pendidikan anak dan sebagainya. Apakah ini salah? Tidak juga, asal Anda benar-benar mengetahui uang ini mau investasi kemana. Karena uang ini memiliki jatuh tempo, yaitu waktu akan digunakan.

Sehingga Kami secara umum, menyarankan seseorang bila ingin investasi, maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu :

  1. Tujuan Investasi
  2. Jangka Waktu Investasi
  3. Profil Risiko Investasi

Semua hal ini harus dapat Anda jawab. Atas semua jawaban itu, Kami akan mencari kesimpulannya dan menyajikan kepada Anda saran yang terbaik. Jadi kesimpulan tentang jenis investasi yang cocok tidak hanya didasari oleh profil risiko (agresif, moderate, konservatif), melainkan berdasarkan tujuan dan jangka waktunya.

Jenis-jenis investasi apa yang dapat Anda pilih? Simak pembahasannya besok siang.

Salam Perencanaan

Selamat Menentukan Pilihan Anda yang Terbaik

Pagi Planners,

Tidak lama lagi, dalam hitungan menit, Kita akan mulai memilih wakil-wakil rakyat yang dipercaya dapat mewakili aspirasi masyarakat di tingkat legislatif. Pilihlah yang Anda paling anggap dapat memenuhi keinginan Anda. Memang mungkin tidak ada orang yang sempurna, namun setidaknya diantara semua pilihan tersebut Anda dapat lihat yang terbaik.

Bagaimana jika tidak ada yang seperti Anda harapkan? Apakah tidak usah memilih? Bila seperti ini, maka setidaknya Anda tidak ingin diwakili oleh orang-orang yang tidak berkualitas bukan? Bila Anda tidak menggunakan hak pilih Anda, maka orang-orang yang tidak berkualitas tersebut berpeluang terpilih. Jadi setidaknya gunakan hak pilih Anda supaya orang lain yang dapat menang, jangan orang tersebut.

Apapun pilihan Anda, gunakan dengan bijak. Pilihlah yang terbaik menurut Anda atau setidaknya jauhi yang tidak berkualitas.

Selamat Memilih

Tahapan Melakukan Perencanaan Keuangan (8)

Siang Planners,

Pada pembahasan sebelum-sebelumnya Kita telah membahas tentang tahapan melakukan perencanaan keuangan mulai dari pondasi sampai pilar nya. Namun layaknya sebuah rumah, tidak akan sempurna tanpa atap. Atap rumah pun harus diperhitungkan dengan matang, dimana bisa memenuhi kebutuhan rumah dibawahnya dan harus cukup kuat untuk tahan terhadap segala macam cuaca.

Atap yang terlalu mewah atau bagus dibandingkan dengan bangunan dibawahnya, tidak akan menambahkan nilai yang berarti bagi penghuni rumahnya. Atap yang terlalu besar atau berat dibandingkan pilar maupun pondasi rumah pun akan menyebabkan rumah rentan rubuh. Jadi besar atau beratnya atap ini harus seimbang dengan pondasi maupun pilar rumah dibawahnya.

Apakah atap rumah finansial ini? Atap ini adalah investasi yang Anda lakukan dalam berbagai macam wujud. Jadi investasi sebaiknya dilakukan setelah pondasi dan pilar rumah finansial telah siap. Sebelum semua hal ini siap, maka (atap) investasi Anda akan hancur berantakan.

Jadi apabila Anda berminat investasi, pastikan dulu pondasi dan pilar nya aman. Jangan ikut-ikutan orang lain. Andalah yang benar-benar mengetahui kondisi rumah finansial Anda.

Apabila kondisi Anda memang siap untuk membangun atap (investasi), maka ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan pilihan jenis investasi tersebut. Simak pembahasan Kami tentang atap rumah finansial besok siang.

Salam Perencanaan

Melangkah Lebih Jauh, Terbang Lebih Tinggi

Selamat Pagi Planners,

Apakah Anda memiliki Impian yang begitu besar dan ingin diwujudkan? Bila iya, maka lakukanlah hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Lakukan lebih dari pada biasanya. Hanya dengan seperti ini, maka Anda akan mendapatkan hasil yang berbeda dari pada biasanya.

Salam sukses