Alasan Ketiga: Keluarga yang Ditinggalkan Berisiko Hanya Menerima Sebagian dari Harta Warisan Anda

Siang Planners, Tahukah Anda bahwa setiap ahli waris Anda berisiko untuk menerima hanya sebagian kecil dari harta waris Anda? Ya, hal ini terjadi karena ketika Anda meninggal dunia, sebagian harta Anda harus diwariskan ke rumah sakit, rumah duka, catering (mungkin), toko kue, dinas pemakaman, bank/perusahaan finance, Petugas RT/RW dan Kelurahan/Kecamatan, orang-orang yang ikut mendoakan ketikaLanjutkan membaca “Alasan Ketiga: Keluarga yang Ditinggalkan Berisiko Hanya Menerima Sebagian dari Harta Warisan Anda”

Let’s Start Where We Are…

Morning Planners, Apa pun latar belakang Anda, bagaimana pun kondisi Anda, selalu mulai perencanaan sukses Anda dari mana Anda berpijak. Bagaikan sebuah perjalanan menuju suatu tempat dengan menggunakan GPS, kita tidak bisa memerintahkan GPS kita untuk bekerja apabila kita tidak mengetahui posisi awal kita dan ke mana kita akan menuju. Begitu pula halnya dalam meraihLanjutkan membaca “Let’s Start Where We Are…”

The Keys to Personal Excellence

Dear Planners, Untuk dapat mencapai keunggulan diri, kita harus memiliki kemauan untuk menang, hasrat untuk sukses, dan dorongan untuk memengeluarkan potensi kita seutuhnya. Seperti yang dikatakan oleh Confucius berikut ini: The will to win, the desire to succeed, the urge to reach your full potential… these are the keys that will unlock the door toLanjutkan membaca “The Keys to Personal Excellence”

Let’s Climb Higher and Higher

Dear Planners, Apabila Anda sudah memutuskan untuk memulai sesuatu, hendaknya jangan cepat memutuskan untuk berhenti di tengah jalan. Maju terus, panjat tebingnya, kalahkan semua sifat negatif yang ada dalam pikiran Anda. Apa pun itu, janganlah cepat menyerah karena ada kekuatan Tuhan yang Maha Dahsyat yang akan membantu Anda mencapai puncak. Seperti yang dikatakan oleh kutipanLanjutkan membaca “Let’s Climb Higher and Higher”

Alasan Kedua: Memiliki Hutang yang Cukup Besar untuk Diwariskan

Siang Planners, Memiliki hutang, apa pun bentuknya, memang membuat hidup tidak tenang. Apalagi jika kita terlanjur terlilit banyak hutang di mana-mana, sementara kita tidak tahu apakah kita akan sakit parah atau kapan ajal akan menjemput dan tidak memiliki jaring pengaman berupa asuransi untuk melindungi keluarga kita dari risiko pewarisan hutang. Bagaimana caranya supaya keluarga kitaLanjutkan membaca “Alasan Kedua: Memiliki Hutang yang Cukup Besar untuk Diwariskan”

Malam Penuh Syukur

Dear Planners, Di malam yang sunyi ini, marilah kita panjatkan doa syukur ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, agar keberlimpahan selalu menyertai kita… Dalam doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing, saya pimpin doa syukur ini dalam cara sesuai dengan agama Islam: Alhamdulillah ya Allah atas setiap hembusan nafas yang masih Kau karuniakan kepadaku dan anak-anakkuLanjutkan membaca “Malam Penuh Syukur”

Alasan Pertama: Anda Seorang Tulang Punggung Keluarga dengan Anak Masih Kecil

Dear Planners, Seringkali kita menunda untuk merencanakan warisan karena kita takut untuk memikirkannya. Padahal satu-satunya kepastian dalam hidup adalah kematian; hanya saja kita tidak mengetahui dengan pasti kapan datangnya. Oleh karena itu, warisan perlu direncanakan sejak saat ini, ketika Anda masih sehat secara mental maupun fisik, agar apabila sewaktu-waktu Anda dipanggil oleh Yang Maha Kuasa,Lanjutkan membaca “Alasan Pertama: Anda Seorang Tulang Punggung Keluarga dengan Anak Masih Kecil”

MARI BERKOMITMEN UNTUK SUKSES

Morning Planners, Sebelum memulai aktifitas, mari kita deklarasikan komitmen kesuksesan pada diri kita masing-masing: SAYA MEMUTUSKAN UNTUK SUKSES KARENA SUKSES SAYA ADALAH TANGGUNG JAWAB SAYA Deklarasikan komitmen ini kepada diri Anda setiap pagi mulai hari ini dan seterusnya, agar pikiran bawa sadar Anda terus mendorong diri Anda untuk terus maju dan meraih sukses… Salam Sukses!

Renungan Malam

Dear planners, Terkadang kita terhambat untuk maju dan sukses karena adanya mental block dari diri kita sendiri, baik berupa ketidak-percayaan diri  atau sikap negatif yang lain. Seperti pepatah mengatakan: “You are confined only by the walls you build yourself” –anonymous Kau terpenjara hanya oleh dinding yang kau bangun sendiri   Oleh karena itu, introspeksi diriLanjutkan membaca “Renungan Malam”