Punya Asuransi? TIDAK WAJIB

Selamat Siang Planners, Mungkin Anda bertanya-tanya apa maksid judul diatas?  Iya, pada prinsipnya setiap orang tidak wajib memiliki asuransi. Atau bahkan tidak perlu punya asuransi jiwa maupun umum/kerugian. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih tidak merasa nyaman atau tabu atau anti bila bicara tentang asuransi jiwa. Mereka sebagian besar lebih senang bicara atau memiliki asuransi umumLanjutkan membaca “Punya Asuransi? TIDAK WAJIB”

Ciri-ciri Keuangan yang Sehat

Dear Dream-catchers, Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, untuk mencapai mimpi kita diperlukan keuangan yang sehat. Bagaimanakah ciri-ciri keuangan yang sehat itu? Mari kita bahas satu per satu. 1. Tidak pernah tekor Keuangan seseorang dinyatakan sehat apabila tidak pernah mengalami besar pasak daripada tiang. Gaya hidupnya selalu disesuaikan dengan pendapatannya, sehingga uang yang dihasilkannya tidakLanjutkan membaca “Ciri-ciri Keuangan yang Sehat”

Perencanaan Keuangan Syariah: Proteksi Dunia Akhirat dan Kesimpulan

Dear Planners, Memiliki rasa aman adalah kebutuhan setiap manusia. Khususnya bagi umat Islam, memiliki rasa aman baik di dunia maupun di akhirat nanti adalah kebutuhan yang utama, dan rasa aman tersebut dapat diperoleh dari proteksi yang kita buat, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat. Bagaimana cara membuat proteksi tersebut agar kehidupan kita baikLanjutkan membaca “Perencanaan Keuangan Syariah: Proteksi Dunia Akhirat dan Kesimpulan”

Perencanaan Keuangan Syariah

Dear Planners, Setiap Muslim/Muslimah pasti menginginkan segala sesuatu yang dilakukannya mendapat ridha dari Allah SWT, agar dapat mencapai kehidupan yang sejahtera, baik di dunia mau pun di akhirat. Oleh karena itu, sebaiknya kita gunakan prinsip yang Islami (Syar’i) di dalam kehidupan kita sehari-hari, termasuk dalam mengelola dan merencanakan keuangan kita, agar mendapat berkah hidup diLanjutkan membaca “Perencanaan Keuangan Syariah”

Bangun Pilar Penyangga untuk Keranjang Batu Anda!

Dear Planners, Setelah mengidentifikasi semua batu biaya hidup yang ada di dalam keranjang Anda, sekarang saatnya Anda tentukan besarnya pilar penyangga untuk keranjang batu Anda dengan menghitung semua batu-batu biaya hidup tersebut selama satu tahun. Selanjutnya, Anda bagi hasilnya dengan 5% (rata-rata hasil bunga deposito pertahun). Hasil dari perhitungan ini adalah besarnya tiang (uang pertanggungan)Lanjutkan membaca “Bangun Pilar Penyangga untuk Keranjang Batu Anda!”

Batu Ketujuh: Tabungan dan Investasi

Dear Planners, Kita telah sampai pada pembahasan tentang batu terakhir dari batu-batu beban kehidupan yang menjadi beban yang harus anda topang terus dengan kedua tangan Anda dan pasangan Anda. Batu ketujuh ini adalah tabungan dan investasi, yang merupakan bagian dari wealth acceleration, atau percepatan pengumpulan harta kekayaan.Biasanya jumlah uang yang perlu Anda tabung/investasikan adalah sebesarLanjutkan membaca “Batu Ketujuh: Tabungan dan Investasi”

Batu Kelima: Biaya Hidup Orangtua

Dear Planners, Setiap anak pasti ingin berbakti kepada orangtuanya. Walaupun orangtuanya tidak pernah meminta, ketika anaknya sudah bisa hidup mandiri, pada umumnya pasti menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membiayai kehidupan orangtuanya yang sudah tidak bekerja lagi. Pernahkah Anda bayangkan apabila Anda suatu waktu dipanggil terlebih dahulu oleh Tuhan YME, bagaimana nasib orangtua yang mengandalkan Anda sebagaiLanjutkan membaca “Batu Kelima: Biaya Hidup Orangtua”

Batu Keempat: Biaya Kesehatan

Dear Planners, Kali ini kita akan membahas batu keempat dari tujuh batu beban kehidupan yang harus ditopang oleh pasangan yang sudah berumah tangga. Setiap orang tentunya ingin selalu hidup sehat dan panjang umur, bukan? Namun sayangnya, faktor lingkungan dan pola makan kita seringkali menyebabkan kita jatuh sakit. Apabila sakit yang kita derita tidak terlalu parah,Lanjutkan membaca “Batu Keempat: Biaya Kesehatan”

Batu Ketiga: Biaya Pendidikan Anak

Dear Planners, Pada postingan kemarin telah kita bahas tentang dua batu beban kehidupan yang harus diperhitungkan dalam membuat perencanaan dana warisan. Pada postingan kali ini, kita akan membahas tentang batu ke-tiga, yaitu perhitungan dana pendidikan yang harus disiapkan apabila suatu waktu terjadi risiko meninggal dunia kepada orangtuanya. Banyak orangtua yang mengatakan bahwa anak-anaknya harus mendapatkanLanjutkan membaca “Batu Ketiga: Biaya Pendidikan Anak”

Batu Kedua: Cicilan-cicilan yang Tidak Terproteksi

Dear Planners, Hal kedua yang harus diperhitungkan dalam menyiapkan dana warisan sebagai tiang penyangga apabila pasangan atau diri kita, atau keduanya mengalami musibah atau kematian adalah cicilan-cicilan yang tidak terproteksi. Kenapa perhitungan ini sangat penting? Tentunya kita tidak ingin meninggalkan beban hutang kepada anak-cucu kita, bukan? Oleh karena itu, cicilan-cicilan ini harus diperhitungkan agar apabilaLanjutkan membaca “Batu Kedua: Cicilan-cicilan yang Tidak Terproteksi”