Selamat Malam

Selamat Malam Planners, Bagaimana aktivitas Anda sepanjang hari ini? Selalu semangat dalam mengejar impian yah. Karena usaha sekecil apapun yang mendekatkan Anda menuju Impian, maka Anda tinggal menunggu saat-saatnya Impian tersebut terwujud. Malam ini tetapkan apa yang akan Anda lakukan esok hari dan hari selanjutnya. Jangan lupa selalu berdoa, memohon agar Impian Anda dapat cepatLanjutkan membaca “Selamat Malam”

Fact #4 : Perusahaan Asuransi vs Asuransi Keluarga

Dear Planners, Sebuah fakta menunjukkan, bahwa apabila Anda tidak memiliki asuransi dari sebuah perusahaan asuransi dengan nilai pertanggungan yang optimal, maka artinya Anda menyandarkan diri kepada keluarga atau kerabat apabila kesehatan Anda mengalami gangguan yang cukup serius. Jadi ketika Anda tidak sanggup untuk membayar tagihan Rumah Sakit, maka Anda seakan-akan memiliki “asuransi” atau jaminan peminjamanLanjutkan membaca “Fact #4 : Perusahaan Asuransi vs Asuransi Keluarga”

Fact #3 : Kesadaran Masyarakat dalam Ber-Asuransi Masih Sangat Rendah

Dear Planners, Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, membicarakan apalagi memiliki asuransi terutama asuransi jiwa adalah hal yang tabu. Mereka merasa yakin bahwa mereka tidak memerlukan asuransi jiwa. Bahayanya lagi apabila keyakinan mereka itu (tidak perlu punya asuransi jiwa) berasal dari keyakinan orang lain tanpa diketahui dasarnya. Banyak alasan yang dikemukakan oleh orang-orang tersebut. Namun sebaiknyaLanjutkan membaca “Fact #3 : Kesadaran Masyarakat dalam Ber-Asuransi Masih Sangat Rendah”

Learn and Live

Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever…. (Mahatma Gandhi) Jalanilah hidup seakan-akan Anda akan meninggal besok. Belajarlah seakan-akan Anda akan hidup selamanya.. Sehingga sebaiknya Anda menjalani hidup ini dengan sebaik-baiknya, capailah semua keinginan atau impian Anda semaksimal mungkin selama Anda masih hidup di dunia ini..

Fact #2 : Santunan Kematian Sangat Dibutuhkan Keluarga yang Berduka

Dear Planners, Tahukah Anda, bahwa apabila Pencari nafkah utama di keluarga dipanggil Tuhan terlalu cepat, maka keluarga yang ditinggalkan akan kehilangan tumpuan harapan ekonomi keluarga? Apakah Anda menginginkan keluarga yang ditinggalkan hidup dalam kesusahan dan harus bekerja membanting tulang untuk menghidupi keluarga yang tersisa? Apakah Anda menginginkan keluarga yang ditinggalkan hidup dengan penurunan gaya hidupLanjutkan membaca “Fact #2 : Santunan Kematian Sangat Dibutuhkan Keluarga yang Berduka”