Financial Education (9) : Kuliah Atau Tidaknya Seorang Anak, Keputusan Ada Di Tangan Orang Tua

Selamat siang planners.. Jika pendidikan anak penting bagi Anda, tentu Anda akan mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk biayanya. Ada sebagian orang tua yang mengatakan bahwa sekolah atau tidaknya anak, kuliah atau tidaknya anak, itu bagaimana anaknya saja. Ya memang betul seperti itu, karena yang menjalaninya anak kita, namun sebenarnya keputusan berada di tangan orang tua. JikaLanjutkan membaca “Financial Education (9) : Kuliah Atau Tidaknya Seorang Anak, Keputusan Ada Di Tangan Orang Tua”

Financial Education (8) : Tahukah Anda? Fakta Penting Tentang Manajemen Resiko

Siang planners.. Kemarin kami telah membahas tentang manajemen resiko untuk melindungi aset yang Anda dan keluarga miliki. Hari ini kami akan membahas tentang berbagai fakta penting yang perlu Anda ketahui tentang manajemen resiko. Tidak banyak orang yang sadar bahwa masa depan itu serba tidak pasti sehingga resiko seharusnya dikalkulasi sejak dini. Dari 237 juta pendudukLanjutkan membaca “Financial Education (8) : Tahukah Anda? Fakta Penting Tentang Manajemen Resiko”

Financial Education (7) : Manajemen Resiko, Melindungi Aset Keluarga

Siang planners.. Setelah kemarin kita membahas tentang dimana Anda berinvestasi, selanjutnya Anda perlu memikirkan bagaimana cara melindungi aset-aset yang telah Anda investasikan maupun kumpulkan tersebut. Jangan sampai Anda telah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun mengumpulkan aset, ternyata aset tersebut harus digunakan atau dijual karena suatu dan lain hal yang sebenarnya dapat Anda hindari dampaknya sejak sekarang. JikaLanjutkan membaca “Financial Education (7) : Manajemen Resiko, Melindungi Aset Keluarga”

Financial Education (6) : Investasi Dimana?

Siang planners.. Untuk menentukan dimana Anda dapat berinvestasi, ini sangat tergantung pada tujuan keuangan Anda. Bagilah tujuan keuangan Anda menjadi 3 bagian, yaitu tujuan keuangan jangan pendek (1-5 tahun), jangka menengah (5-10 tahun), dan jangka panjang (> 10 tahun). Setelah Anda mengelompokkan tujuan keuangan, barulah Anda dapat mengalokasikan dana Anda pada berbagai instrumen investasi. UntukLanjutkan membaca “Financial Education (6) : Investasi Dimana?”

Finansial Education (5) : Investasi Untuk Masa Depan Keluarga

Siang planners.. Jika Anda dan keluarga telah terbiasa untuk menabung, itu merupakan kebiasaan yang baik. Namun jika Anda dan keluarga telah menabung dan berinvestasi, itu merupakan kebiasaan yang sangat baik. Apa beda menabung dan berinvestasi? Investasi artinya menyimpan sejumlah uang dalam jangka waktu tertentu dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Dengan berinvestasi, Anda danLanjutkan membaca “Finansial Education (5) : Investasi Untuk Masa Depan Keluarga”

Financial Education (4) : Perencanaan Keuangan Keluarga

Siang planners.. “Saya dan keluarga merasa baik-baik saja, perlu ga sih perencanaan keuangan?” Jawabannya, tidak perlu, JIKA Anda dan keluarga memiliki simpanan yang tidak akan pernah habis walaupun digunakan terus menerus.. “Selama ini penghasilan kami pas-pasan, apa yang mau direncanakan?” Justru karena penghasilannya pas-pasan, maka harus diatur dan direncanakan agar uang yang ada tersebut digunakanLanjutkan membaca “Financial Education (4) : Perencanaan Keuangan Keluarga”

Financial Education (3) : Bagaimana Mengajari Anak Tentang Uang?

Siang planners.. Rich Martinez, CEO Young Americans Center For Financial Education memberikan tips bagaimana mengajari anak tentang uang, berikut beberapa tips-nya : Ajarkan anak untuk menabung sedini mungkin. Martinez menyarankan untuk membukakan rekening khusus untuk anak di bank. Kunjungilah bank secara teratur setiap bulannya untuk menabung, walaupun jumlah yang ditabung kecil. Buat goal/tujuan dari menabungLanjutkan membaca “Financial Education (3) : Bagaimana Mengajari Anak Tentang Uang?”

Financial Education (2) : Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Finansial Anak

Siang planners.. Kemarin kami telah membahas satu cara orang tua dalam memberikan didikan finansial bagi anaknya. Contoh lainnya adalah yang dilakukan oleh Kim Curtis pada anaknya Arden Gehl. Curtis mulai memberikan pendidikan finansial sejak anaknya mulai mengerti tentang uang. Dia memulai dengan membukakan anaknya rekening di bank saat usia anaknya 5 tahun. Ketika Arden berusiaLanjutkan membaca “Financial Education (2) : Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Finansial Anak”

Financial Education (1) : Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Finansial

Selamat siang planners.. Selama beberapa hari ke depan, kami akan membahas tentang finansial education (pendidikan finansial) baik itu untuk diri sendiri maupun keluarga. Selamat mengikuti. Di sebuah swalayan, Maile Diaz memilih bahan-bahan untuk membuat pasta. Anak perempuan berusia 6 tahun ini memegang catatan belanjaan yang ia dan ayahnya, Paolo Diaz, persiapkan sebelum pergi ke swalayan.Lanjutkan membaca “Financial Education (1) : Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Finansial”